Selasa, 13 Mei 2014

Belajar bijak : Pikiran terbuka








Suatu hari aku pernah bingung dalam menentukan impianku, aku yang terlalu banyak keinginan, namun sangat minim pengetahuan, ditambah jaringan pertemananku yang masih terbatas membuat otak dan pikiran ku masuk ke zona gelap tanpa cahaya, hingga aku tak bisa melihat petunjuk apapun tentang hidup ini.

melihat diriku yang masih dalam kebingungan ayahku datang mendekat, dan berkata
 "wah kaya nya ada yang lagi bingung neh",
dan aku pun menjawab "ia yah, bingung neh mikirin impian"
ayahku pun berkata "hmm, coba kamu baca-baca buku"
aku pun menjawab "males akh masa lagi bingung suruh baca, nanti malah tambah bingung"
ayahku pun berkata lagi "coba sharing sama temen-temen"
aku pun menjawab dengan lantang "ayah ini bagaimana, wong temen-temen ku aja lagi pada bingung, makanya aku males main sama temen-temen"


lalu ayahku pun berfikir sejenak, dan tak lama kemudian mengambil 2 buah botol, yang satu tanpa tutup dan yang satu lagi tertutup rapat, ayahku pun memberikan aku satu botol yang terbuka, dan berkata, "coba kamu masukan air kedalam nya!", dan aku pun dengan sigap langsung mengisi penuh botol itu dengan air.


setelah itu ayahku memberikan lagi satu botol yang tertutup rapat, lalu berkata " coba kamu isikan botol yang ini dengan air tanpa terbuka tutupnya!",
akupun langsung menjawab, "ya susah lah yah, kan tertutup"
 
ayahku pun lantas berkata, "nah anak ku engkau pun tau jika botol yang tertutup akan sulit di isikan air, begitu pula pikiran mu jika masih tertutup akan sulit menemukan jalan petunjuk, mulai lah dari saat ini untuk membuka pikiran mu dengan mendengarkan saran dan perkataan baik orang lain"
mendengar kata-kata itu aku langsung paham bahwa sebenar nya aku telah menutup pikiran ku dengan menolak untuk mendengarkan saran atau pun ucapan baik dari orang lain.
so, untuk sahabat ku yang sukses mari kita buka pikiran kita dengan mendengarkan dahulu.
SALAM SUKSES!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar